Home Bogor Raya Angkat Pamor Kopi Lokal

Angkat Pamor Kopi Lokal

0
118

Untitled-14CIBINONG, TODAY– Pemer­intah Kabupaten Bogor coba untuk mengangkat pamor komoditi kopi lokal dengan menggelar Bogor Coffee Fes­tival 6-7 Agustus 2016 menda­tang. Selain pengenalan, hara­pan dari festival ini juga untuk lebih mengedukasi petani kopi di Bumi Tegar Beriman ten­tang cara menanam dan me­manen kopi dengan baik dan benar.

“Kami baru jika di Kabu­paten Bogor merupakan salah satu daerah penghasil kopi cukup besar di Pulau Jawa,” kata Endrico, PR and Promo­tion Coffee Toffee kepada wartawan di Kantor Dinas Per­tanian dan Kehutanan, Rabu (20/7/2016).

Coffee Toffee yang berbis­nis minuman berbahan dasar kopi, kata Endrico, akan beru­saha mengangkat citra kopi yang ditanam para petani di Kabupaten Bogor agar terke­nal. Pasalnya, selama ini, kopi yang dikonsumsi sejumlah daerah di Pulau Jawa berasal daru Sumatera dan Bali.

“Memang seperti itu kenyataannya. Maka, kami bekerjasama dengan Distan­hut Kabupaten Bogor untuk menggelar festival di Cibinong City Mall. Untuk mengenalkan ke masyarakat kalau di Bogor juga punya kopi khas,” tu­kasnya.

Kepala Distanhut Kabupat­en Bogor, Siti Nuryanti men­gatakan, potensi kopi di Bumi Tegar Beriman sangat tinggi. Pada tahun 2015 lalu, total biji kopi yang dihasilkan para petani lebih dari 2.400 ton. “Tanaman kopi tersebar di 17 kecamatan dengan luas areal mencapai 3.000 hektar dan paling luas berada di Kecama­tan Sukamakmur dan Tanjun­gsari,” ungkapnya.

Meski hasil panennya me­limpah, kata Nuryanti, karena ketiadaan pabrik pengolahan, banyak petani yang menjualnya ke para tengkulak atau penge­pul. “Itulah yang membuat kopi asal Kabupaten Bogor tidak terkenal, seperti kopi Gayo dan daerah lainnya,” tegasnya. (Ri­shad Noviansyah)