Untitled-11BOGOR, TODAY – Lelang pengerjaan renovasi ruang paripurna gedung Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor yang diikuti 52 perusahaan dinyatakan ga­gal oleh Kantor Layanan Pen­gadaan Barang dan Jasa (KLP­BJ) Kabupaten Bogor.

Mengetahui hal ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Raky­at Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan men­gungkapkan jika Sekretaris DPRD (Sekwan) selaku penggu­na anggaran harus mengambil langkah sigap dalam penyelesa­ian ruang paripurna itu.

BACA JUGA :  127 Kafilah Kecamatan Cibinong Siap Bertanding di MTQ 2024

“Kalau sudah gagal, Sekwan harus mengambil langkah cepat. Soalnya kalau sampai ini lewat tahun lagi, bakal menjadi preseden buruk bagi Pemerin­tahan Kabupaten Bogor,” ujar Iwan Setiawan saat dihubungi, Minggu (5/7/2015).

Ia pun siap mendukung langkah Sekwan selama ada transparansi dan sesuai den­gan kriteria. “Misalnya kan bisa penunjukan langsung dan Sekwan harus berani menun­juk pihak ketiga. Saya sebagai pimpinan dewan siap mendu­kung kok asal transparan dan sesuai syarat dan kriteria,” lan­jutnya.

BACA JUGA :  BNPT Bakal Bangun Kampung Kebangsaan hingga Sekolah Damai di Kabupaten Bogor

Sebelumnya, KLBJ menggu­gurkan penawaran Rp 15,9 mili­ar yang diajukan PT Proteknika Jasapratama karena salah satu dokumennya sama dengan saat mereka gagal dalam lelang per­tama. Yakni dokumen pelak­saan pengerjaan selama 180 hari kerja.

======================================
======================================
======================================