Untitled-4Cerebral Palsy (CP) atau umumnya dikenal dengan lumpuh otak yang terjadi pada bayi lahir biasanya bisa disebabkan oleh cedera otak, atau trauma yang terjadi pada saat bayi masih berada dalam kandungan saat proses persalinan berlangsung pada bayi baru lahir, bisa juga pada anak yang berumur kurang dari lima tahun, dan terkena virus TORCH saat dalam kandungan.

Oleh : LATIFA FITRIA
[email protected]

Itulah mengapa alasan dok­ter menyarankan, pasien ibu hamil yang kandun­gannya terkena virus un­tuk menggugurkan kand­ungannya, sebab jika memang kehamilan dilanjutkan, maka bayi yang dilahirkan akan cacat, tak menampik juga CP termasuk di dalamnya.

Baca Juga :  Kerap Terabaikan Akan Khasiatnya, Ini Segudang Manfaat Kulit Mangga

Dokter spesialis Saraf dan Neurologi Dokter H. Yoeswar A. Darisan SpS menjelaskan kelain­an kongenital CP merupakan ha­sil dari cedera otak yang terjadi selama perkembangan bayi di dalam kandungan. Kondisi sep­erti ini hadir pada saat bayi dila­hirkan, meskipun mungkin tidak dapat terdeteksi selama ber­bulan-bulan. Gangguan CP ini dapat mengakibatkan seorang bayi dan anak mengalami gang­guan pada gerak motorik bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke 17, RSIA Pasutri Kota Bogor Gelar Donor Darah

“Kelumpuhanan CP ini bersi­fat permanen atau selamanya, jadi jika saat di dalam kandun­gan sudah dinyatakan terkena virus lebih baik kehamilan digu­gurkan saja, sebab jika dilanjut­kan kasihan bayi yang lahir kare­na terlahir cacat,” urai Yoeswar.

Gangguan cerebral palsy pada bayi biasanya ditandai den­gan keterlambatan motorik pada masa tumbuh kembang. Ada be­berapa penyebab bayi lahir yang menyebabkan CP, diantaranya:

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua