makan-konate-rahmad-darmawan-abdoulaye-maiga-t-team_7ppoyhzqofey1hfaidk1l87ajBANDUNG, Today – Petualangan Makan Konate di pentas sepakbola nasional ber­sama Persib Bandung dipastikan berakhir di gelaran Piala Jenderal Sudirman [PJS] usai resmi diperkenalkan sebagai peng­gawa baru kontestan Malaysian Premier League (MPL), T-Team FC. Gelandang se­rang asal Mali berusia 24 tahun tersebut didatangkan bersamaan dengan eks peng­gawa Sriwijaya FC, Abdoulaye Maiga dan bakal menjadi legiun asing andalan skuat The Titans yang juga dibesut pelatih asal Indonesia, Rahmad Darmawan.

“Kami mencapai kesepakatan selepas mengadakan perbincangan di Indonesia,” ungkap ketua pegawai operasi T-Team, Mohd Syahrizan Mohd Zain dikutip Berita Harian usai memastikan status RD sebagai juru taktik baru timnya.

Konate sendiri saat ini masih bersama dengan pasukan Maung Bandung yang ten­gah ambil bagian dalam turnamen PJS dan diyakini akan segera terbang ke Tereng­ganu, Malaysia selepas melakoni seluruh partai di babak penyisihan Grup C yang diadakan di Sidoarjo.

T-Team memasang target tinggi untuk dapat lolos menuju Malaysia Super League [MSL] musim depan demi menebus kega­galan meraih tiket ke kasta tertinggi terse­but selepas hanya finis di urutan ketiga klasemen akhir MPL musim ini.

Seperti diketahui, alasan pemain asal Mali ini memilih hijrah ke Negeri Jiran dibandingkan tetap berada di Bandung.

Konate mengatakan, pilihan untuk me­ninggalkan tim kebanggaan bobotoh ini adalah berat. Namun, tidak jelasnya nasib kompetisi Indonesia saat ini membuatnya harus berani menentukan nasib kedepan.

“Agen (Mahmadaou,red) bicara den­gan saya, ia bilang kalau liga di Indonesia belum berjalan. Saya masih betah di sini (PERSIB,red), tapi saya tidak bisa send­iri (tanpa Agen). Saya harus ikut saran­nya,” kata Konate di Surabaya, Minggu (15/11/2015).

Pemain bernomor punggung 10 ini mengaku belum mengetahui tim mana yang akan dibelanya di Malaysia usai fase Grup C Piala Jenderal Sudirman, awal November nanti. Ia mengatakan agennya masih berkomunikasi lebih intensif untuk memastikan kontraknya.

“Agen belum kasih tahu saya, seka­rang, ia sedang nego. Jadi belum tahu, lagi nunggu konfirmasi dari agen dulu, kalau dengan PERSiB hanya sampai fase grup,” ungkapnya.

Konate menegaskan dirinya tidak me­lupakan PERSIB. Kecintaan kepada tim dan juga dukungan besar dari bobotoh membuatnya berat untuk hengkang.

Ia pun mengaku mungkin kembali lagi jika mendapat tawaran dari PERSIB setelah di Malaysia selesai.

“Saya sudah kenal semua di sini, dekat dengan tim, bobotoh dan wartawan saya sangat senang banget di sini. PERSIB sep­erti keluarga. Kalau dipanggil lagi saya balik lagi insya Allah, cuma kalau liga su­dah berjalan,” ucapnya.

(Imam/net)