
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto mengatakan, jelang Bulan Suci Ramadan seluruh pengusaha hiburan akan dikumpulkan bersama. Para pengusaha itu, MoechÂgiyarto, akan diberikan pengarahan mengenai jam operasional selama raÂmadan. “Ormas-ormas juga akan kita kumpulkan. Sehingga diharapkan tidak ada aksi sweeping saat Ramadan nanÂti. Kita akan panggil semua pengusaha hiburan malam, agar menaati jam opÂerasionalnya. Ini untuk menghargai warga yang menjalankan ibadah puasa dan tarawih,†ujar Moechgiyarto di loÂkasi yang sama.
Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menegaskan hal yang sama. Politikus PAN itu meminta agar Ormas di Bogor tidak melakukan sweeping menjelang dan selama RamaÂdan. “Kami akan koordinasikan dengan kepolisian dan muspida yang lainnya dahulu. Yang jelas kita ikut instruksi pusat,†kata dia, kemarin.
Terpisah, Wakil Walikota Bogor, UsÂmar Hariman, menilai, aksi sweeping sedianya tidak dilakukan karena berpoÂtensi membuat gaduh. “Kami menungÂgu edaran imbauan itu turun. Kami juga meminta ormas untuk tidak melakukan aksi sporadis dan ilegal selama ramaÂdan berlangsung,†tandasnya.
Bupati Bogor, Nurhayanti menÂgungkapkan, edaran untuk melarang ormas tidak melakukan sweeping, tenÂgah disiapkan. “Belum ada, tapi ada wacana dan kini mau dibahas dulu,†singkat Nurhayanti.
(Abdul Basalamah|Yuska Apitya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















