Repsol Honda Hilang Taji

Keterlambatan menguji per­angkat lektronik ditengarai jadi penyebab terpuruknya Honda musim ini. Menurut Marquez, aki­bat keterlambatan itu, membuat para mekanik sulit mendapat set­tingan paten pada motor RCV213V.

Musim ini, Dorna selaku peny­elanggara MotoGP memberlaku­kan beberapa regulasi baru yakni penggunaan perangkat elektronik Magneti Marelli. Dan jelas, pe­rubahan tersebut berimbas pada kondisi motor di atas lintasan.

BACA JUGA :  Spanyol Tundukkan Prancis 2-0, La Furia Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Di saat tim seperti Ducati sudah mulai dari jauh-jauh hari, Honda baru memulainya pada sesi pramusim di Valencia. Meski begitu, Marquez merasa timnya sudah bekerja den­gan baik. Rider asal Spa­nyol tersebut juga merasa kini semakin dekat den­gan settingan motor yang ia inginkan.

“Mungkin (tim) yang paling pintar adalah Ducati, mer­eka sudah bekerja dalam waktu yang lama dengan elektron­ik ini. Dengan Honda, kami barus menggunak­annya di Valencia (tes pramusim 2015),” kata si Baby Alien.

BACA JUGA :  Dari Kartu Merah hingga Gol Balas Dendam, Kisah David Beckham dalam Rivalitas Inggris vs Argentina

“Sejauh kmai mencoba, kami menemukan banyak masalah, kami melihat itu akan sangat sulit diatasi tapi kami tapi Honda bisa sangat dekat,” jelas Mar­quez.

(Rishad/Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================