Untitled-10Setelah dilakukan pembatalan beauty contest revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang oleh Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) melalui tim pansel, sampai saat ini belum ada penjelasan secara rinci dan mendasar terkait pembatalan tersebut.

Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]

Berbagai pihak terus mempertanyakan alasan pembata­lan beauty contest, karena proses dan tahapan sudah dilalui sesuai dengan mekanisme aturan beauty contest, ketika akan diumum­kan pemenang beauty con­test, tiba-tiba pihak PD PPJ mengumumkan pembatalan.

Walikota Bogor, Bima Arya yang juga sebagai komisaris perusahaan daerah mengung­kapkan, pembatalan beauty contest itu bukan karena sys­tem penilaian scoring yang sudah dilakukan terhadap para kontestan yang mengi­kuti beauty contest sudah final oleh tim pansel beauty con­test, tetapi yang terjadi adalah ada KAK yang harus di penuhi terlebih dahulu, sedangkan KAK itu bukan scoring, sehing­ga penilaian scoring yang di­lakukan oleh tim pansel tidak bisa dijadikan acuan untuk menentukan pemenang beau­ty contest, tetapi pemenang itu ditentukan oleh KAK yang sudah dibuat oleh PD PPJ.

Baca Juga :  604 Warga Binaan Lapas Paledang Dapatkan Remisi, Tiga Diantaranya Bebas

“Jadi ada kesepakatan-kesepakatan yang dilakukan dan kemudian diputuskan tidak lagi melalui atau meng­gunakan system skoring. Jadi setelah dilakukan konsultasi ke sejumlah pihak seperti Kejari, LKPP, bagian pereko­nomian, Wasbangkim, ULP, diketahui bahwa ada KAK yang harus dipenuhi, jadi ka­lau KAK tidak dipenuhi maka tidak bisa dilanjutkan beauty contest. KAK itu bukan scor­ing, tetapi acuan utama dalam beauty contest,” ungkapnya.