NGEMIL SERANGGA

“Jangkrik dan belalang rasanya renyah, sedan­gkan ulat bambu sedikit renyah di luar, tapi lembut di dalam. Kaki belalang dan sayap jangkrik menempel di gigi dan kalajengking lebih sulit untuk dimakan dengan semua cangkang­nya, “jelas wanita berusia 40 tahun yang meminta Wardha untuk men­erjemahkan dalam bahasa Inggris.

Tapi tentu saja, Anda akan men­emukan rasa serangga goreng ber­beda dari satu penjual dan penjual lainnya, karena mereka menggu­nakan rempah-rempah yang berbe­da, kadang-kadang penjual menam­bahkan saud buatan sendiri untuk penambah rasa. Seperti penjual kentang dan jamu goreng di Jakarta, rekan-rekan mereka di Bangkok juga menaruh bumbu cabai atau campuran rasa pad belalang goreng dan itu akan memberikan kombi­nasi yang enak dari keripik renyah tersebut.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Untuk mereka yang super petu­alang, cobalah sekantong tas se­rangga campuran, dan anda akan mendapatkan serangga yang bervariasi, termasuk kalajengking atau serangga menakutkan lainnya

Serangga akan lembab setelah beberapa jam digoreng, jadi lebih baik langsung disantap begitu sele­sai digoreng. Anda juga dapat mem­beli serangga goreng dalam kema­san plastik di beberapa pasar, dan penjual menjamin bahwa serangga tetap renyah dan bisa bertahan hingga seminggu.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Sebuah laporan dari Organisasi Pangan dan Pertanian dunia tahun 2013 menunjukkan bahwa serangga bisa dimakan dan bisa membantu mengimbangi kerawanan pangan dengan meningkatnya populasi penduduk dunia – serangga tinggi akan protein, vitamin serta serat.

Di masa depan, mungkin saja sekantong tas serangga segera hadir di 7-Eleven terdekat. Siapa tahu?

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================