healt-b5MENJELANG waktu tidur malam, rasa haus sering tiba-tiba muncul dan menghadirkan dilema. Jika dituruti maka ada kemungkinan beser, sedangkan jika tidak minum maka tidur jadi gelisah tidak nyenyak.

Rasa haus menjelang tidur tidak selalu muncul sehabis beraktivitas fisik, atau saat cuaca panas sehingga banyak berkeringat. Kemunculannya yang serta-merta inilah yang menjadi misteri selama ini, mengapa rasa haus bisa muncul tanpa sebab yang jelas?

Prof Charles Bourque, ahli saraf dari McGill University di Kanada mengaitkannya dengan pelepasan senyawa kimia di otak. Pelepasan tersebut terjadi secara berkala mengikuti jam biologis yang berlaku dan terus berulang sepanjang hari.

Baca Juga :  Ternyata Ini Dia 4 Manfaat Dlingo yang Baik untuk Kesehatan

Senyawa yang dimaksud Prof Bourque dalam penelitiannya di jurnal Nature tersebut adalah vasopresin. Senyawa pemicu rasa haus tersebut dilepaskan oleh suprachiasmatic nucleus (SCN), area kecil di hipotalamus otak yang mengatur ritme sirkadian.

Saat mengamati otak tikus, Prof Bourque menemukan bahwa meningkatnya pelepasan vasopresin terjadi ketika hari mulai gelap. Ini menjelaskan bahwa rasa haus pada malam hari tidak selalu berhubungan dengan status hidrasi, misalnya saat kekurangan cairan.

Baca Juga :  Buah yang Memiliki Tinggi Kandungan Gula, Simak Ini

Pengaruh siklus sirkadian terhadap pelepasan vasopresin memang bukan hal yang baru. Sejumlah penelitian telah mengaitkannya dengan regulasi cairan tubuh, agar tidak kehausan sepanjang tidur malam yang berlangsung selama berjam-jam.

“Kami sudah tahu lama bahwa ada kadar hormon vasopresin yang tinggi saat sedang tidur, tapi tak ada yang tahu bagaimana hal itu bisa terjadi,” ujar Christopher Colwell, ahli saraf dari University of California, Los Angeles, dikutip dari ScientificAmerican. (dtc)