foto-health-bawahDI USIA tua tubuh tak lagi dalam masa primanya sehingga wajar bila ada satu atau dua kesulitan muncul ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Nah pada mereka yang memang memiliki kesulitan atau hambatan studi menemukan bisa jadi karena waktu mudanya tidur berantakan.

Ahli gerontologi Elliot Friedman dari Purdue University, Amerika Serikat, mengatakan ketika faktor penyakit dan gaya hidup lainnya dipertimbangkan, masalah tidur tampaknya memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap disabilitas orang-orang lanjut usia (lansia).

Baca Juga :  Simak! Ini Warna Dahak yang Harus Anda Waspadai

Analisa dari 3.620 responden berusia 24-75 tahun menunjukkan ketika seseorang memiliki masalah tidur kronis maka dalam jangka waktu 10 tahun ke depan dirinya bisa dua kali lipat lebih mungkin alami kesulitan dalam aktivitas sehari-hari. Penurunan kemampuan dalam melaksanakan tugas tersebut dilaporkan lebih besar efeknya pada orang yang masih muda dan paruh baya.

Baca Juga :  Simak! Ini Warna Dahak yang Harus Anda Waspadai

“Kebanyakan orang-orang tidak mendapatkan tidur yang cukup, budaya kita cenderung mendevaluasinya. Kita cenderung meremehkan dampak potensial dari tidak mendapatkan tidur yang cukup,” kata Elliot seperti dikutip dari Reuters, Senin (26/9/2016).