pdamBOGOR TODAY – Pendaftaran calon direksi PDAM Tirta Pakuan tetap berlanjut meskipun adanya perubahan Ketua Panitia Seleksi (Pansel). Hal ini dilakukan berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali) Bogor Nomor 41 Tahun 2016 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor serta tata cara pemilihan PDAM.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi, Tri Irjanto, pendaftaran calon direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor tetap dibuka meski ada perubahan ketua pansel. “Ketua Pansel memang diganti, SK pembentukan pansel itupun akan dikeluarkan hari ini (Selasa,red). Proses pendaftaran tetap kita lanjut sesuai dengan yang diumumkan,” kata Tri, Selasa (11/10/16).

Tri menyebutkan, meski pendaftaran telah dibuka sejak (06/10), hingga saat ini belum ada peminat yang mendaftarkan diri. “Setelah ada keputusan pergantian pansel, pendaftaran tetap kita lanjutkan. Kalau kemarin masih menggunakan SK yang lama,” tuturnya.

Baca Juga :  GOR Bogor Selatan, Nyaman Untuk Olahraga, Ramah Untuk Keluarga

Dia menjelaskan, anggota didalam pansel itu terdiri dari dua orang dari internal Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan tiga orang dari ekternal yakni diantaranya dari Perpamsi, Akademisi yaitu dari Rektor Universitas Pakuan, serta Pejabat Provinsi yang menangani BUMD yaitu Biro Investasi dan BUMD. “Yang pasti proses pendaftaran tetap tidak berubah,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Bogor, Mardinus Haji Tulis mengatakan, proses pendaftaran itupun seharusnya tetap diproses dari awal. “Seharusnya tidak bisa dilanjutkan pendaftaran sampai SK pembentukan pansel benar-benar diumumkan dan harus diulang dari awal,” tegasnya.

Ia menyebut, berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali) Bogor Nomor 41 Tahun 2016, ketika sudah ada perubahan pansel maka Pansel berkewajiban melakukan ke tahapan semula mulai dari pengumuman untuk pendaftaran hingga membuka proses pendaftaran.

Baca Juga :  Lebih Dekat Dengan KLA Cimahpar

“Mekanismenya mereka tetap harus mengulang, tidak bisa melanjutkan pendaftaran yang kemarin. Karena pansel sudah berbeda, maka harus dijadwalkan ulang dan harus dimulai dari nol lagi,” katanya.

Ia meminta, dalam proses pemilihan direksi PDAM Tirta Pakuan tersebut, pansel diminta agar tetap bekerja profesional tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Baik dari Pemilik saham terbesar ataupun pihak-pihak tertentu.

“Kita ingin pemilihan dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga masyarakat mengetahui tentang proses pemilihan direksi. Pansel juga jangan sampai mau diintervensi oleh pihak tertentu. Yang pasti proses pemilihan harus sesuai aturan dan tetap transparan,” ungkapnya.

“Apabila ada intervensi dari pemegang dan tidak ditolak, maka kami persilahkan untuk mengundurkan diri saja,” pungkasnya.

Sekedar Informasi, Jadwal Seleksi Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.