“Pelajar hanya ikut ketika menyambut kedatangan, kemudian mereka dipersilakan pulang. Sore harinya, giliran guru-guru yang istilahnya mengantar Raja Salman pulang. Mereka akan berdiri dari depan gerbang Istana dan di sepanjang jalan Jalak Harupat,” katanya.

Dari 50 ribu siswa yang terlibat dalam penyambutan kedatangan Raja Salman, ujar Fahrudin, ada 200 siswa Kota Bogor yang ikut melakukan proses penyambutan Raja Salman di dalam Istana Bogor. “Untuk yang di dalam Istana itu mereka menggunakan pakaian muslim yang dibalut dengan beragam pakaian adat Nusantara,” tuturnya.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Terbaik Kedua Pada Tata Kelola Sekretariat CSR Di Jawa Barat

Fahrudin menegaskan Dinas Pendidikan Kota Bogor tidak menginstruksikan pihak sekolah untuk meliburkan siswa-siswanya. Namun, menurutnya, jika semua guru di sekolah tertentu terlibat dalam penyambutan kedatangan Raja Salman, kebijakannya diserahkan kepada pihak sekolah.

Baca Juga :  Resep Kastengel, Salah Satu Kue Lebaran Terfavorit

“Kami tidak ada instruksi untuk meliburkan kegiatan belajar-mengajar, tapi jika satu sekolah itu semua gurunya ikut terlibat, kita serahkan kebijakan ke pihak sekolah, artinya ini kondisional. Pihak sekolah boleh meminta pelajar yang tidak ikut terlibat untuk belajar di rumah masing-masing,” katanya.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua