WASHINGTON TODAY- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) umumkan dua belas jenis bakteri yang harus segera dicarikan obat antibiotik baru guna meredam perkembangannya.  WHO menganggap kedua belas bakteri itu menimbulkan ancaman terbesar bagi kesehatan manusia. Oleh sebab itu, WHO menyerukan pemerintah dan perusahaan farmasi untuk memprioritaskan pengembangan obat baru guna melawan bakteri-bakteri itu.

Sebagaimana dilansir CNN, WHO menggunakan beberapa kriteria untuk menentukan dua belas bakteri yang paling beresiko bagi manusia. Kriteria-kriteria itu antara lain tingkat resistensi yang tinggi, ratio kematian yang disebabkan bakteri, prevalensi bakteri di masyarakat dan kemampuan penanganan penyakit dalam sistem kesehatan. Bakteri berbahaya yang telah menunjukkan resistensi terhadap beberapa obat itu antara lain Acinetobacter baumannii dan Pseudomonas aeruginosa. Kedua bakteri itu biasa didapat di rumah sakit atau rumah jompo. Biasanya, pasien yang mudah terkena bakteri ini adalah pasien yang memakai peralatan seperti ventilator atau kateter darah. Enterobacteriaceae, yang meliputi bakteri seperti E.coli dan klebsiella, juga termasuk bakteri yang menimbulkan ancaman besar pada kesehatan manusia.

Baca Juga :  Korban Gempa Turki Jadi 7.800 Orang Meninggal Dunia

“Bakteri ini bertanggung jawab untuk tingkat kematian yang tinggi,” kata Dr Marie-Paule Kieny, asisten direktur jenderal WHO untuk sistem kesehatan dan inovasi WHO.

Secara global, menurut WHO, resistensi obat antibiotik telah terlihat di setiap negara. Dan bakteri yang resisten terhadap obat diperkirakan menyebabkan 700.000 kematian setiap tahun. Jika tidak ada tindakan yang diambil guna menangani masalah ini, WHO memperkirakan ‘gerombolan bakteri’ itu bisa membunuh 10 juta orang per tahun pada tahun 2050.