Likuiditas Perbankan Masih Longgar

Lesunya aktivitas bisnis diperkuat oleh tren risiko kredit yang tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang cenderung masih tinggi.

“Meskipun NPL relatif masih tinggi, permodalan perbankan cukup kuat dimana rata-rata rasio kecukupan modal bank saat ini sekitar 23 persen per Februari 2017. Selain itu, pencadangan yang dilakukan perbankan telah mencakup lebih dari 100 persen dari NPL,”tutur Josua melalui pesan singkat kepada cnnindonesia.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Lebih lanjut ia menjelaskan, meskipun program amnesti pajak telah berakhir dan ada ekspektasi kenaikan permintaan kredit, kondisi likuiditas perbankan di Indonesia masih terkendali (manageable), terutama setelah implementasi BI 7 Days Reverse Repo dan implementasi Giro Wajib Minium rata-rata (GWM Averaging).

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

“Ke depannya, dengan perbaikan fundamental ekonomi domestik serta masih atraktifnya investasi baik penanaman modal asing dan investasi portofolio, maka likuiditas pun diharapkan manageable dan tetap kuat di tengah kondisi ketidakpastian global,” terang Josua.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================