Sampah Menumpuk di Bawah Jembatan Tak Berizin

“Program sosialisasi ini memang sudah cukup lama dilakukan dari waktu ke waktu, karena memang daerah ini daerah perlintasan irigrasi. Kini saluran irigrasi itu bermanfaat kembali tetapi saluran jalan. Ketika hujan dari arah yang lebih tinggi melintas ke pemukiman. Karena pengaruh jembatan-jembatan yang dibuat oleh masyarakat kita ini tanpa izin sehingga tidak ada yang disebut dengan pertimbangan teknis. Pertimbangan teknis itu untuk mengukur sejauhmana amannya sungai itu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Huawei MatePad Mini Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Ringkas Berfitur Premium Siap Tantang iPad Mini

Mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan perangkat desa agar permasalaham penumpukan sampah tidak terjadi di Kecamatan Bojonggede.

“Tapi ini karena perlintasan, ini bukan hanya Bojonggede yang mempengaruhi penumpukan sampah ini. Tetapi dari interlokal. Sosialisasi yang kita lakukan yakni berkoordinasi dengan RT dan RW, Kepala Desa sampaikan kepada saudara kita yang bermukim di daerah aliran sungai untuk selalu menjaga kebersihan. Karena semua orang berhak hidup ditempat yang sehat,” pungkasnya.(Asep.B)

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Indocement Tanam Pohon Endemi Lokal di Citeureup

 

 

 

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================