Akibat Banjir Bandang Wasior Papua Barat, BNPB: 62 Bangunan Terendam

Seperti dikutip dari sindonews, Menurut Agus, tim reaksi cepat (TRC) BNPB sudah melakukan koordinasi dengan bupati Teluk Wondama, Kalaksa BPBD Teluk Wondama, Dinas PUPR, dan Kepala Distrik Wasior.

Rencananya bakal dilakukan perbaikan talud (terraserring) Sungai Angris dengan cara menyambung talud yang rusak. Selain itu dilakukan pendampingan percepatan pembentukan Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB) dan dokumen kelengkapan administrasi pemberian dana DSP.

BACA JUGA :  Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Fokus Benahi Tata Kelola

“SK Pembentukan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana tertanggal 24 Desember 2019 telah ditandatangani oleh bupati. Masa tanggap darurat yakni 24-31 Desember 2019,” terangya.

Agus menambahkan, BNPB merekomendasikan agar segera dilakukan normalisasi Sungai Angris maupun sungai lainnya karena cuaca ekstrim beberapa minggu ke depan berpotensi mengakibatkan bencana susulan.

BACA JUGA :  Kontraktor Trase Batutulis Masih Bandel Soal K3, Jenal Mutaqin Minta Aparatur Wilayah Layangkan Teguran

“Juga segera dilakukan pembenahan/perbaikan talud (terraserring) di daerah aliran sungai,” katanya.(Dena/PKL/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================