BOGOR TODAY – Tidak memandang kondisi saat ini Kota Bogor tengah menghadapi arus Pandemi Covid-19 yang cukup deras, namun itulah tugas pembaca meter yang sangat berat.

Pasalnya, mereka dibebani target akurasi bacaan yang sangat tinggi dengan segala dinamikanya di lapangan. Hal itu dikatakan Hubungan Masyarakat (Humas) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dewi Puspitasari kepada media beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Antisipasi Penyebaran Covid, Kantor Pelayanan Tirta Pakuan Ditutup Sementara

“Petugas pencatat meter, ketika melakukan tugas dilengkapi aplikasi pembacaan angka stand meter yang langsung terhubung dengan sistem informasi pelanggan atau Costumer Information System (CIS) yang dipantau dan dimonitor langsung oleh para manager dan direksi,” terangnya.

Menurutnya, dalam pencatatan meter air tidak ada istilah “nembak angka”, karena kerja mereka diawasi langsung  oleh atasannya, termasuk oleh pelanggarn itu sendiri.. “Jadi tidak ada istilah petugas pencatat meter itu nembak angka, sehingga merugikan penaggan,” ujarnya.

Baca Juga : Empat Sobat Tika Raih Hadiah Giveaway dari Perumda Tirta Pakuan 

Baca Juga : Komisi II DPRD Kota Bogor Sambangi Aset Milik Perumda Tirta Pakuan 

Dewi – begitu wanita cantik itu disapa – mengatakan, jika ingin mengetahui berapa angka meter yang dicatat oleh petugas, apakah sesuai dengan angka yang ada di rumah, maka pelanggan silahkan menghubungi Call Center 0251-8324111 atau cahat WhatShap (WA) 08111182123.

“Nantikan kiprah petugas pembaca meter Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pada channel youtube Tirta Pakuan dalam waktu dekat,” tutupnya. (Iman RH/*)