BOGOR TODAY – E-Warong Anggrek, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor kembali menyalurkan Bantuan Sosial Pangan (BSP) kepada ratusan keluarga penerima manfaat (KPM), Rabu (28/7/2021).

Pantauan Bogor Today di lokasi, proses penyaluran BSP di e-Warong tersebut berjalan tertib. Selain itu, para pengelolanya pun menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti menyediakan masker, hand sanitizer hingga alat pengukur suhu tubuh.

Namun di samping itu, e-Warong ini terlihat tidak ramah lingkungan, karena lokasinya berada di pinggir Jalan Raya Tajur, sehingga rawan akan kecelakaan lalu lintas dan juga bisa mengancam keselamatan masyarakat, terutama keluarga penerima manfaat (KPM) yang hendak mengambil BSP.

Saat dikonfirmasi, Ketua E-Warong Anggrek Ade Erni mengatakan, memang e-Warong nya itu lokasinya persis berada di pinggir jalan raya. Namun demikian, selama penyaluran BSP ini dilaksanakan tidak pernah ada kejadian yang tidak diinginkan, karena pihaknya bekerja sama dengan pihak kelurahan.

Baca Juga :  Tiga Awak Pesawat Rimbun Air Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

“Selama penyaluran BSP ini berlangsung kita minta bantuan Bhabinkamtibmas dan Babinsa dari kelurahan untuk membantu proses penyaluran. Kemudian kita juga meminta bantuan warga sekitar untuk membantu, sehingga prosesnya alhamdulillah berjalan lancar dan tertib,” kata Ade Erni disela penyaluran BSP.

Apalagi, lanjut Erni, di masa PPKM ini tidak boleh ada kerumunan, sehingga pelaksanaannya dilaksanakan selama 4 hari ke depan. Kemudian, untuk warga yang menerima BSP ini sebanyak 507 KPM, sedangkan komoditinya yaitu beras, telur, tahu, buah, sayur, ayam dan kacang-kacangan yang totalnya sebesar Rp 200 ribu.

Baca Juga :  Camat Parung Yudi Santosa Minta Dana Samisade Tepat Sasaran dan Libatkan Masyarakat

“Jadi penyalurannya ini kita jadwal, misalnya untuk hari ini 100 orang kemudian dilanjutkan besok hingga 4 hari ke depan. Jadi yang datang ke sini tertib, tidak ada kerumunan atau antrean dan ini kita lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Lurah Muarasari, Karjono mengatakan, bahwa pihaknya menyadari e-Warong Anggrek ini lokasinya rawan. Namun, dirinya juga memiliki alasan ditunjuknya e-Warong ini karena lokasinya strategis, gampang diakses oleh tranportasi untuk menyalurkan paket BSP ke e-Warong.

“Memang ini rawan, tapi setiap pelaksanaan penyaluran BSP kita selalu pantau. Begitu juga bhabinkamtibmas dan babins kelurahan selalu turun ke sini untuk membantu pengamanan selama penyaluran BSP berlangsung,” tandasnya. (Hery)