
Namun bukan berarti Mbah Mijan tidak peduli. Pria berusia 38 tahun tetap mencari tahu tentang sungai Aare.
“Sungai jernih di Swiss ini telah memakan banyak korban dan tak sedikit yang terbawa arus hingga hilang tak ditemukan,” imbuhnya.
Alih-alih membuat prediksi tentang Eril, Mbah Mijan memilih untuk membantu lewat doa.
“Mbah pribadi turut prihatin yang sedalam-dalamnya Kang, mohon maaf sekedar saran buat Kang @ridwankamil bacakan Alquran Surat Yunus 109 Ayat penuh di area Eril terbawa arus,” tulisnya.
“Malam ini, Mbah akan bantu doa dan ngaji Yunus, bagi yang berkenan sebagai bentuk kepedulian, bisa ngaji bareng Mbah jam 01.00 WIB di rumah masing-masing,” tutur Mbah Mijan.
Terakhir, Mbah Mijan mendoakan agar proses pencarian Eril yang masih berlangsung hingga kini segera membuahkan hasil. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















