Disinggung terkait pemilihan kepala daerah (pilkada), Zainul mengklaim telah memulai pada tahun 2018 lalu dengan mengusung kader terbaik untuk maju.

Zainul berharap dengan target tersebut, pemilu 2024 dapat dimaksimalkan. Sehingga partainya bisa kembali mengusung kembali kader terbaik partai PPP untuk maju di Pilkada November 2024.

“Tentu saja berbicara pilkada kita akan melihat hasil pileg. Sejauh mana perolehan suara. Karena kalau perolehan suaranya minimal bagaimana kita berbicara soal Pilkada,” imbuh Zainul.

BACA JUGA :  Sekda Ajat Ungkap Hasil Pemeriksaan 81 Kendaraan Dinas Terkait Temuan BPK

Menyikapi fenomenal beberapa partai yang memimpikan untuk bersanding dengan kadernya, Zainul menyatakan belum bisa memutuskan, apalagi membuat kebijakan terkait dengan siapa nanti yang akan berkoalisi di pilkada.

Meski saat ini telah muncul beberapa nama, Zainul mengaku itu merupakan dinamika bagian dari jelang Pilkada. “Masih ada waktu 1,5 tahun. Karena politik itu dinamis kita lihat aja dulu nanti. Kita sekarang belum ikut-ikutan mendorong-dorong kader untuk menjadi wakil wali kota atau apapun,” tegasnya.

BACA JUGA :  Disegel Kejagung, Gudang Motor Listrik BGN di Sentul Bogor Terpantau Aktif

“Kalau dukungan dari kader, saya rasa itu saya terima dengan baik. Saya berharap tidak hanya mengusung saja tapi mereka buktikan dengan kerja-kerja elektoral di tingkat masing-masing,” tukas Zainul menambahkan. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================