Lalu Perairan Pulau Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian Barat-Selatan, Teluk Lampung bagian Selatan, dan Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba.

Gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Selat Bali – Lombok – Alas bagian Selatan, dan Selat Sumba bagian Barat.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Selanjutnya terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa – Nusa Tenggara Timur, Perairan Pulau Sawu – Rote, Laut Timor, Perairan Selatan Sermata hingga Tanimbar, dan Laut Arafuru.

Peringatan dini gelombang tinggi tersebut berlaku hingga 10 Juni pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Masyarakat Indonesia yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================