
Pernyataan-pernyataan tersebut termasuk hal-hal seperti “Saya cukup senang dengan penampilan saya”.
Pada minggu pertama percobaan, para peserta menggunakan media sosial secara normal. Penggunaan mereka dilacak menggunakan program screentime.
Pada minggu kedua, setengah dari partisipan mengurangi penggunaan media sosial mereka menjadi tidak lebih dari satu jam setiap hari.
Mereka yang membatasi penggunaan media sosial menguranginya rata-rata sebesar 50% menjadi sekitar 78 menit per hari selama sisa penelitian.
Kelompok lainnya melanjutkan penggunaan media sosial mereka selama rata-rata 188 menit per hari.
Para peserta kemudian menanggapi pernyataan tentang penampilan dan berat badan mereka.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang membatasi penggunaan media sosial mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal perasaan mereka tentang penampilan dan berat badan. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















