Santri di Bogor Lapor Polisi Usai jadi Korban Penganiayaan Seniornya, Sempat Dilempar Botol Beling

Salahsatu korban penganiayaan didampingi keluarga saat melapor ke Polsek Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

BOGOR-TODAY.COM – Santri sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) Modern di wilayah Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor menjadi korban penganiayaan oleh seniornya.

Korban yang masih di bawah umur tersebut berinisial RF dan H. Kedua korban yang berdomisili di luar wilayah Bogor mendatangi Polsek Cibungbulang, dengan didampingi keluarganya, pada Selasa (14/5/2024).

RF dan H yang masih duduk dibangku kelas 10 dan MA di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya setelah dianiaya oleh seorang siswa senior.

Salah satu korban menjelaskan, bahwa kejadian perundungan tersebut terjadi pada Selasa (7/5/2024) lalu. Awalnya, korban hendak menunaikani badah salat Isya, saat itu dirinya dipanggil untuk ke asrama pelaku.

BACA JUGA :  3 Pengunjung Pantai Matras Terseret Ombak dan Tenggelam

“Saya di panggil sama temen, kata temen saya nanti abis Isya ke asrama (pelaku) saya turutin, habis solat Isya. Setelah saya sampai di asrama pelaku saya di interogasi, orang itu ngomong lu ngobat ya? Pas temen saya bilang iya, langsung di pukul selama satu setengah jam,” ungkapnya.

Namun, pada saat itu padahal ia sedang sakit dan minum obat untuk memulihkan diri. “Padahal saya bukan ngobat terlarang, tapi obat untuk penyembuh sakit,” katanya.

BACA JUGA :  6 Ambulan Gratis dan Sekolah Gratis, Janji Jenal Mutaqin kepada Warga Kota Bogor

Ia mengaku diintimidasi hingga mengalami trauma berat, sehinggal kondisi penglihatan terganggu akibat serangan bertubi-tubi yang dilakukan lebih dari enam orang pelaku.

“Saya dijedotin ke tembok di pukuli pakai sarung tinju di lempar pakai botol beling dan segala macam. Saya mengalami luka dibagian kepala ini masih ada darah keringnya l, terus bagian tangan ini bergeser tulangnya, lambung saya juga sakit sampe gak bisa makan sampai sekarang,” ujarnya.

======================================
======================================
======================================