
Salah seorang pegawai kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pos Cilacap. Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 15.27 WIB dengan waktu respons 7 menit dan segera melakukan pemadaman api.
Ketiga korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis, namun satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Kepala UPT Damkar Kabupaten Cilacap, Supriyadi, menyatakan bahwa penyebab ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian.
“Untuk identitas korban masih belum lengkap, dan penyelidikan oleh pihak kepolisian masih berlangsung. Saksi-saksi juga sedang diperiksa oleh tim penyidik,” ungkap Supriyadi.
M Abdullah, Kepala Basarnas Cilacap, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan turut prihatin atas kecelakaan ini.
“Kami turut berduka cita atas kecelakaan kerja ini. Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai insiden tersebut,” ujarnya.
Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 100 juta. Pihak Basarnas Cilacap dan kepolisian berharap dapat segera mengungkap penyebab pasti dari ledakan yang terjadi di bengkel kapal tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















