
“Mereka melihat ketidakadilan dari Pemerintah Kabupaten yang belum berpihak pada Bogor Timur. Dan hal seperti ini memang harus disuarakan,” kata Beben.
Menurutnya, perempuan memiliki sudut pandang yang berbeda namun sangat relevan, terutama terkait kebutuhan masyarakat di tingkat keluarga dan lingkungan. Suara mereka merupakan representasi dari kebutuhan nyata masyarakat.
Beben juga menyampaikan bahwa perjuangan pemekaran tidak cukup hanya dengan aspirasi masyarakat. Dibutuhkan dorongan politik dan langkah administratif yang kuat agar prosesnya tidak kembali terhenti seperti sebelumnya.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan Sekretaris Daerah dan Bupati Bogor agar isu pemekaran mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten.
“Mohon kiranya Pak Bupati bisa memberikan perhatian,” tegasnya.
Beben menambahkan, kolaborasi antara masyarakat, organisasi perempuan seperti Srikandi Pejuang Bogor Timur, serta para pemangku kebijakan di tingkat legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar pemekaran bisa segera terwujud.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : SuaraBotim.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















