JAKARTA TODAY – LBH Konsumen Jakarta telah resmi membuka Posko Pengaduan Nasabah Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. Posko ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi para Nasabah yang polis nya telah jatuh tempo akan tetapi klaimnya tidak dapat dicairkan oleh Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912.

“Sesuai polis yang ditandatangani bersama bahwa nasabah yang telah habis masa kontraknya akan mendapatkan pencairan dana sebesar Rp 60.280.867, akan tetapi tidak dapat dibayarkan klaim nasabah tersebut oleh Asuran Jiwa Bersama Bumiputera 1912 dengan berbagai alasan,” ujar Direktur Eksekutif, Zentoni melalui siaran perssnya.

Dia menduga Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 yang tidak kunjung melakukan pembayaran atas klaim nasabah adalah perbuatan wanprestasi atau ingkar janji sebagaimana diatur dalam Pasal 1238, 1243 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

“Debitur dinyatakan lalai dengan surat perintah, atau dengan akta sejenis itu, atau berdasarkan kekuatan dari perikatan sendiri, yaitu bila perikatan ini mengakibatkan debitur harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yang ditentukan,” tuturnya.

Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tak dipenuhinya sutau perikatan mulai diwajibkan bila debitur walaupun telah dinyatakan lalai tetap lalai memenuhi perikatan itu atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya hanya dapat diberikan atau dilakukannya dalam waktu yang melampaui waktu yang ditentukan

“Untuk itu LBH Konsumen Jakarta menghimbau kepada masyarakat luas selaku nasabah Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 agar segera mendaftarkan diri ke Posko yang telah dibuka oleh LBH Konsumen Jakarta yang beralamat di Graha Samali Lt. 1
Jalan H. Samali nomor 31B, Kalibata, Pancoran, Jakarta atau bisa hubungi di 081317422079,” pungkasnya. (Iman R Hakim/*)