IMG_7283 copy-1BOGOR TODAY- Ketua Kwartir Cabang gerakan Pramuka Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengukuhkan Ketua Mejelis Pembimbing Ranting (Mabiran) se-Kota Bogor. Pada saat bersamaan dilakukan pula pengukuhan pengurus pergantian antar waktu masa bakti 2015-2020. Pengukuhan berlangsung di Paseban Sri Baduga Balaikota Bogor, kemarin.

 

Menurut Ade, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010, aparatur pemerintah wajib melakukan kegiatan Pramuka. Majelis adalah dewan yang memberikan bimbingan kepada satuan organisasi gerakan Pramuka. Artinya Mabiran harus memberikan contoh kepada kakak-kakak, guru-guru dan semua gerakan pendidikan yang menjadi bagian dari Pramuka. Termasuk berkaitan dengan organisasinya.

 

Jadi lanjut Ade, “Wajar apabila kedepan Camat selaku Kamabiran memfasilitasi tempat untuk sekretariat ranting.” Ranting yang sudah memiliki sekretariat, Bogor Selatan dan Bogor Utara. Sedangkan Bogor Timur sudah diusulkan dan yang belum memiliki tinggal Bogor Barat, Bogor Tengah dan Tanah Sareal.

 

Menurut Ade, kegiatan Pramuka luar biasa walaupun hanya bermodalkan ketulusan. Oleh karenanya Pramuka harus terus bersinergi membantu gerakan-gerakan dan program pemerintah. Bahkan untuk keuangan gerakan Pramuka diperoleh dari iuran anggota sesuai kemampuan. “Untuk tahun 2017, kita sudah anggarkan hibah untuk gerakan Pramuka sebesar Rp 1,1 milyar,” ungkap Ade.

 

Berdasarkan himbauan ketua kwartir nasional, Pramuka sebagai organisasi yang membentuk karakter generasi muda saat ini sedang fokus dalam 4 hal. Rebranding, peningkatan bakti masyarakat, penataan organisasi dan jaringan kerja. Keempat hal itu juga menjadi acuan di pusat dan daerah. Pramuka harus benar-benar dirasakan kehadirannya oleh keluarga dan masyarakat.

 

Anak-anak Pramuka harus berbakti pada orang tua, ikut kegiatan sosial, gotong royong di masyarakat dan bijak menggunakan media sosial. Hal ini yang dipesankan dan menjadi forum untuk kepentingan pembinaan Pramuka di Kota Bogor.

 

Pramuka memiliki 2 hal yang dapat digunakan dalam kehidupan. Pertama, Pramuka menjadikan anak yang percaya diri, mandiri, fleksibel dan taat dengan berbagai cobaan. Kedua, Pramuka memberikan pendidikan berbagai keterampilan hidup yang dapat dijadikan dasar untunk pengembangan diri. Oleh karena itu setiap Mabiran harus mampu mendorong untuk memiliki organisasi kwarting ranting yang profesional. Sejalan tupoksinya serta memiliki gugus depan yang tangguh.(Yuska Apitya)