Agar Polisi Tak Sekedar Tiup Peluit

Sulistyo menambahkan, keg­iatan ini mengedukasi agar anak-anak bisa bekerjasama dengan rekan-rekannya, mereka bisa mengetahui matematika tidak secara terpaksa dan mengenal­kan kepolisian secara dini kepa­da anak-anak. “Kepolisian ada di kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak sudah mengetahui aturan lalu lintas. Itu semua di­jadikan angka dalam permainan yang diciptakan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Direktur Klinik Pendidikan Mipa (KPM) sekaligus pengga­gas permainan, Raden Ridwan Hasan Saputra menjelaskan, jadi permainan ini semacam bentuk wilayah kepangkatan Kepolisian, dalam permainan ada gambar yang digabung dengan gam­bar tanda pangkat Kepolisian. “Anak-anak akan mengetahui kepangkatan di Kepolisian sep­erti Aiptu dan Barada. Ada juga rambu-rambu lalu lintas yang membiaskan mereka mengenal­nya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Terpisah, Kepala Dinas Pen­didikan Kota Bogor, Edgar Su­ratman mengapresiasi kegiatan ini. “Bagus dan sangat mendu­kung sekali, karena dengan ini anak-anak semakin menyenangi matematika melalui permain­an,” ungkapnya.

(Guntur Eko Wicaksono)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================