Untitled-3Pengusaha nasional Hary Tanoesoedibjo sudah lama berencana membangun kawasan wisata dan taman hiburan sekelas Disneyland di Lido, Bogor, Jawa Barat. Tetapi banyak kalangan belum tahu mengapa Hary memilih Lido, Kabupaten Bogor?

Oleh : Alfian Mujani
[email protected]

Ketika berkunjung ke kantor detickom akhirpekan lalu, pemilik kerajaan bisnis MNC Group ini berbicara panjang lebar tentang alasan dia memilih Lido, Kabupaten Bogor sebagai area taman rekreasi berkelas internasional itu. “Mungkin orang bertanya, mengapa saya tidak memilih Bali,’’ ujar Hary Ta­noe.

Menurut mantan pialang saham ini, di Bali sudah susah cari lahan luas. Se­lain susah, juga harganya sudah tidak masuk akal. Di Bali tidak ada pato­kan harga tanah yang bisa dijadikan standar. Harga tanah sangat tergantung pemilik dan lingkungan adat.

Satu-satunya yang cocok di Jawa itu di Jawa Barat, yaitu Lido, Kabupaten Bogor. ‘’Udaranya masih dingin, dekat dengan Jakarta, dan dekat tol. Ma­kanya kami bangun di situ. Di cari di mana pun, yang terbaik di situ. Ada di Sulawesi Utara, tapi infrastruktur tidak ada. Jadi itu alasan memilih Lido,” kata Hary.

Konsep tempat wisata yang akan dibangun Hary Tanoe di Lido seluas 3.000 hektare ini, akan bersifat terinte­grasi. Ada hotel berbintang lima, golf, taman hiburan, bahkan factory outlet khusus barang-barang bermerek yang sedang diskon. “Kami bangun theme park sendiri setara Disneyland,” ujar Hary.

Seperti diketahui, dalam pemban­gunan kawasan wisata ini, Hary meng­gandeng Trump Hotel Collection, milik salah satu orang terkaya di dunia Don­ald Trum.

Trump sendiri pernah mengatakan, proyek di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu akan spektakuler, karena akan menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kes­ehatan, hotel dan tempat tinggal.

“Keterlibatan Trump Collection se­jak awal, akan memastikan resor ini dibangun dengan standar terbaik yang selama ini menjadi ciri khas Trump Ho­tel Collection,” ujar Trump.

“MNC Group akan mereposisi dan menjadikan Lido Lakes menjadi ka­wasan Kebanggaan Indonesia,” kata CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

Area seluas 3.000 hektare itu akan menjadi resor yang terintegrasi, den­gan kemudahan akses tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), yang saat ini se­dang dalam tahap pembangunan.

Selain resor dan lapangan golf, di dalam kawasan seluas 3.000 hek­tare itu akan juga dibangun Theme Park, alias taman bermain pertama di Indonesia berstandar interna­sional, yang pengerjaannya akan melibatkan perusahaan dari Los An­geles, Amerika Serikat.

Kerjasama Trump dan MNC Group di Lido, Jawa Barat ini meru­pakan kerjasama kedua setelah se­belumnya Trump dan MNC Group sepakat membangun resor terpadu berkelas dunia di Tanah Lot, Bali.

Pada 2012 lalu, Hary Tanoe sudah memberi bocoran akan menggarap taman bermain kelas dunia di Lido. Nilai proyeknya waktu itu diperkira­kan Rp 6 triliun.