Untitled-9Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman, yang terletak di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, sontak terkenal hingga ke penjuru dunia.

Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]

Pasalnya, pesantren yang didirikan oleh Habib Saggaf bin Mah­di itu memiliki dan menyimpan Kitab Suci Alquran dalam ukuran besar dan berat.

Tak tanggung-tanggung, be­rat dari Alquran itu mencapai 1,2 ton, terbuat dari baja stain­lees. Alquran raksasa itu, terdiri dari 306 lebar lempengan baja di mana satu lempeng memi­liki berat sampai 4 kg, dengan ukuran lebar baja 100×140 cm.

Baca Juga :  Mandi Air Hangat Pagi dan Malam Hari Ternyata Memiliki Manfaat, Simak Penjelasannya

Menurut staf Humas Pon­dok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman, Syaiffudin, Alquran itu merupakan ke­banggaan sekaligus memotivasi para santri untuk menghafal dan mengamalkan Alquran.

“Keberadaan Alquran ini menjadi kebanggaan buat kami para santri, kami ter­motivasi untuk menghafal Alquran dan juga menga­malkannya,” ujar Syaiffudin.

Alquran, yang diklaim seb­agai yang terberat di dunia itu, dibuat oleh pendiri pesantren yakni Habib Saggaf bin Mahdi. Menurut Syaifuddin, untuk membuat Alquran sebesar itu, Habib Saggaf bin Mahdi menghabiskan waktu 5 tahun. “Pembuatan Alquran besi ini digagas oleh sembilan orang ulama Indonesia, salah sa­tunya Habib Saggaf,” kata dia.

Baca Juga :  Resep Cilok Isi Telur Puyuh

Syarifuddin menambah­kan, tak mudah membuat Alquran sebesar itu, diperlu­kan proses yang tidak seben­tar. Karena Alquran itu ditulis dengan tangan pada kertas cetakan dan dicetak meng­gunakan cat yang berkualitas tinggi, sehingga huruf Alquran tahan hingga ratusan tahun.