
Jadi Polisi harus kembali ke tugas pokoknya seperti disebutkan di atas. Jadi mulai sekarang Polisi itu jangan mengurus administrasi seperti mengurus SIM, STNK, mengurus lalu lintas.
Itu mudah serahkan SIM dan STNK ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan lalu lintas serahkan ke Kementerian Perhubungan mudah kan.
Polisi biar fokus ngurus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Jika ini dilaksanakan insyaAllah polisi akan menjadi profesional dan otomatis dicintai oleh rakyatnya. Selama ini kesannya Polisi itu musuh rakyat terutama saat demo atau terjadi suatu kerusuhan.
Contohnya saat terjadi tragedi sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang. Tapi contoh yang baik adalah saat aksi super damai 212 tahun 2016, Polisi benar-benar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Yaitu Polisi berdzikir Asmaul Husna ditengah-tengah aksi berlangsung. Atau terakhir saat demo menuntut pembubaran Ponpes Al Zaitun.
Bapak Polisi mendampingi HBS yang sedang orasi di mobil komando. Selamat hari jadi Polisi, saatnya Polisi sekarang merangkul rakyat jangan memukul. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















