Nyeri Lutut Tak Kunjung Hilang? Waspadai Osteoartritis, Penyakit Sendi yang Sering Diabaikan

Terapi osteoartritis bergantung pada kondisi masing-masing pasien. Pada tahap awal, dokter umumnya menyarankan perubahan gaya hidup, seperti menjaga berat badan tetap ideal, rutin berolahraga, menjalani fisioterapi, serta menggunakan obat pereda nyeri jika diperlukan.

Namun, apabila kerusakan sendi sudah berat dan terapi konservatif tidak lagi efektif mengurangi keluhan, operasi penggantian sendi lutut atau total knee replacement (TKR) dapat menjadi pilihan.

Teknologi Robotik Tingkatkan Presisi Operasi

Kemajuan teknologi kini turut mendukung keberhasilan operasi penggantian sendi lutut. Salah satunya melalui CORI Robotic Surgical System, teknologi robotik yang membantu dokter memetakan anatomi lutut pasien dalam bentuk tiga dimensi secara langsung selama prosedur berlangsung.

Dengan pemetaan tersebut, dokter dapat menentukan ukuran implan, posisi pemasangan, serta sudut pemotongan tulang secara lebih akurat sehingga hasil operasi diharapkan lebih optimal.

BACA JUGA :  Golongan Darah Ternyata Berkaitan dengan Risiko Stroke? Ini Penjelasan Hasil Penelitian Terbaru

Dokter Spesialis Ortopedi Siloam Hospitals Bali, Erwin Saspraditya, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi robotik memberikan tingkat presisi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

Menurutnya, teknologi CORI memungkinkan tindakan bedah dilakukan dengan pemotongan jaringan yang lebih minimal, mengurangi perdarahan, serta membantu dokter mengevaluasi kondisi ligamen secara objektif. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus meningkatkan kualitas hasil operasi.

Pendapat serupa disampaikan Sales Director Advance Treatment Tawada Healthcare, Rosmiaty Tio. Ia menjelaskan bahwa sistem robotik tersebut mampu memetakan struktur tulang pasien secara real-time sehingga dokter dapat menentukan ukuran serta posisi implan yang paling sesuai dengan anatomi alami masing-masing pasien.

Selain meningkatkan akurasi pemasangan implan, teknologi ini juga membantu meminimalkan pelepasan ligamen selama operasi. Dengan demikian, pasien diharapkan dapat menjalani proses rehabilitasi lebih cepat dan memperoleh hasil yang lebih memuaskan.

BACA JUGA :  BPK Kembali Beri Opini WTP atas LKPP 2025, Dinilai Cerminkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara

Saat ini, teknologi robotik ortopedi tersebut telah tersedia di sejumlah rumah sakit di Indonesia, termasuk Siloam Hospitals Bali, sebagai salah satu pilihan penanganan modern bagi pasien yang mengalami gangguan sendi lutut akibat osteoartritis.

Jangan Abaikan Nyeri Lutut

Nyeri lutut yang berlangsung terus-menerus bukanlah kondisi yang sebaiknya dianggap sepele. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mendeteksi osteoartritis sebelum kerusakan sendi semakin parah.

Dengan penanganan yang tepat, mulai dari perubahan gaya hidup hingga teknologi operasi modern bila diperlukan, penderita osteoartritis tetap memiliki peluang untuk mempertahankan kualitas hidup dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================