JAKARTA TODAY- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan, banyak nama besar yang diduga terlibat dalam perkara korupsi KTP elektronik (e-KTP). Nama-nama itu akan dibacakan dalam sidang pembacaan dakwaan mendatang.

“Kalau Anda mendengarkan tuntutan yang dibacakan, Anda akan sangat terkejut. Banyak orang yang namanya akan disebut di sana,” kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (3/3).

Agus berharap, tidak ada kegaduhan politik baru yang terjadi di publik setelah mendengar isi dakwaan yang baru dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, 1 Maret lalu. Dakwaan milik dua orang tersangka itu akan dibacakan pada pertengahan Maret mendatang. “Mudah-mudahan tidak ada guncangan politik yang besar karena nama yang disebutkan banyak sekali,” ujar Agus.

Baca Juga :  Polisi Amankan Puluhan Remaja Saat Malam Imlek, 23 Orang Pengguna Narkoba, 1 Pelaku Cabul

Dakwaan yang dimaksud Agus itu adalah milik Irman dan Sugharto, dua orang mantan pejabat di Kementerian Dalam Negeri. Meski banyak nama besar disebut, hingga kini baru mereka yang ditetapkan tersangka dan siap menghadapi persidangan perdana.

Baca Juga :  Pengamat Nilai Kedepan Akan Jadi Bola Liar Jika Proses Rotasi Promosi ASN Ada Campur Tangan Pihak Luar

Agus menyatakan, sejumlah anggota DPR telah mengembalikan uang yang diduga suap proyek e-KTP. Namun ia enggan menyebutkan nama-nama itu, yang diduga turut dibacakan dalam tuntutan. Ia juga menolak mengonfirmasi keterlibatan Ketua DPR Setya Novanto. Setya telah beberapa kali dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara ini. Namun dia berharap nama-nama besar yang disebut dalam dakwaan tidak akan membuat kegaduhan politik baru.