daging-foto-KOZERBOGOR TODAY- Meski ter­golong pemain baru dalam penyediaan daging sapi, Peru­sahaan Umum (Perum) Bulog optimis dapat mengejar target turunnya harga daging sapi di pasaran sebesar Rp80 ribu per kilogram sebelum Idul Fitri sesuai arahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

Djarot Kusumayakti, Direk­tur Utama Perum Bulog, men­gungkapkan Bulog sebagai pemain baru dalam penyedia daging sapi lokal sangat me­mahami saat ini belum memi­liki banyak penyalur seperti para agen pada umumnya.

Baca Juga :  Seorang Perempuan Tewas Usai Terlindas Dump Truk di Jalan Alternatif Bojong Bogor

Dia menyakini, dalam perdagangan hanya hukum da­ganglah yang terjadi sehingga dengan kualitas yang disiap­kan dan harga yang sangat ra­mah, maka akan menarik per­mintaan sekaligus penyaluran di pasaran secara merata.

Hingga lebaran, Bulog akan menyediakan sedikitnya 3.000 ton daging sapi beku. Jenis­nya pun beragam, ada manu­facturing, fancy, dan oval. Harga penjualan dalam kisa­ran Rp75.000 sampai dengan Rp80.000 per kilogramnya.

Baca Juga :  DPRD KOTA BOGOR BERHASIL MENETAPKAN 3 RAPERDA MENJADI PERDA

“Sampai lebaran kami terus mencoba seluruh daging yang kita jual tidak ada yang harg­anya di atas Rp 80.000. Meski margin keuntungan yang di­dapat Bulog hanya berkisar Rp1.000 per kilogram,” kata Djarot di gudang Bulog Kelapa Gading, kemarin.