Untitled-2BANDUNG, Today – Keinginan pemain untuk mendapatkan kontrak jangka panjang di Tur­namen Piala Jenderal Soed­irman sulit terealisasi. Pasalnya, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) menolak keinginan tersebut.

Pelatih Persib Bandung Dj­adjang Nurdjaman mengung­kapkan telah menyampaikan keinginan para pemain untuk mendapatkan kontrak panjang selama mengarungi Piala Jen­deral Soedirman.

Namun, PT PBB keberatan dengan alasan manajemen ti­dak mau mengalami kerugian.

Pasalnya, jika Persib men­galami kekalahan di penyisihan atau tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya. Maka mana­jemen harus tetap membayar gaji pemainnya lantaran kon­traknya belum berakhir.

“Kita sudah lakukan perte­muan dan disampaikan, tapi manajemen keberatan untuk mengontrak pemain dengan jangka panjang,”ujar Djanur saat ditemui di Mes Persib, Ah­mad Yani Bandung, Selasa (3/11).

Untuk itu, kata Djanur, manajemen kembali menawar­kan kontrak seperti halnya kala menjalani turnamen Piala Pres­iden 2015 lalu. Di mana para pe­main dibayar per pertandingan.

“Tapi sepertinya tidak semua pemain menerima. karena tadi (pertemuan,red) hanya bebera­pa pemain saja,” katanya.

Sementara itu, kapten Persib Bandung, Atep tetap bertahan pada pendiriannya untuk me­minta agar manajemen mengi­katnya dengan kontrak jangka panjang.

Baca Juga :  Kejuaraan Taekwondo Pelajar se-Jawa Barat Digelar, Sebagai Sarana Pengembangan Prestasi Taekwondo Jenjang Pelajar 

“Kita ingin ada jaminan. Ka­lau tidak ada kontrak bagaima­na?,” katanya.

Artinya, pada pertemuan yang digelar di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung tersebut, pemilik nomor pung­gung 7 itu menyatakan kepu­tusan belum mencapai final. Sebab, beberapa jawaban tidak menghasilkan kata sepakat.

“Kalau formatnya seperti Piala Presiden per pertandingan pasti keberatan. Kita ingin ada kejelas­an. Walaupun uang hadiah turna­men cukup gede juga, tetap tidak tenang,” ungkapnya.

Sementara itu Manajer Pers­ib Bandung, Umuh Muchtar menegaskan jika pihaknya akan melakukan pertemuan untuk membahas masalah kon­trak para pemain dalam waktu dekat ini.

“Nah ini juga saya belum membicarakan dengan PT Persib Bandung Bermartabat makanya anak-anak semua minta kontrak gitu.Ya nanti dibicarakan, kita harus kum­pul dulu, ada Pak Zainuri, Pak Koswara (komisaris) ingin anak-anak dikontrak nanti saya jelaskan pada pemain,” pung­kasnya.

Persib Minus 13 Pemain

Skuat Persib Bandung kem­bali berkumpul usai menjalani liburan selama dua minggu pas­ca keberhasilan meraih Piala Presiden 2015.

13 pemain harus absen dalam latihan perdana yang digelar di Lapangan Ciujung, Kota Band­ung, Senin (2/11/2015) sore dan hanya menyisakan 10 pemain.

Baca Juga :  Bupati Iwan Sambut Baik Rencana Stadion Pakansari Jadi Home Base Rans Nusantara FC

Abdul Rahman, Jajang Suk­mara, Makan Konate, Firman Utina dan Zulham Zamrun ha­rus absen lantaran berlaga di turnamen Habibie Cup.

Sedangkan I Made Wirawan, Shahar Ginanjar, Supardi, Vladimir Vujovic, Ahmad Jufri­yanto, Tony Sucipto, Hariono dan M. Ridwan masih berada di kampung halamannya masing-masing.

Pelatih Persib Bandung, Dj­adjang Nurdjaman sudah antisi­pasi cari pemain tambahan un­tuk latihan. Djanur mengambil pemain dari Persib junior atau pemain lain untuk bergabung dalam latihan bersama Atep Cs.

“Perlu pemain tambahan, tapi tak dari diklat untuk pro­gram latihan selama seminggu ini karena tim belum lengkap,” jelasnya.

“Informasi ini akan disam­paikan bahwa kita sudah lati­han dengan kondisi seperti ini dan tak mungkin kita mengan­dalkan manajemen saja,” kat­anya usai menjalani latihan.

Pria yang akrab disapa Djanur ini mengaku telah me­nyiapkan beberapa program latihan untuk mengembalikan kondisi fisik para pemain seper­ti sediakala. “Sudah disiapkan latihan seperti biasa,” pungkas­nya.

(Imam/net)